Baik kamu baru saja keluar dari hubungan yang buruk atau sudah lama melajang, topik memblokir mantan sesekali muncul. Salah satu ide paling kontroversial dalam topik hubungan — banyak orang memiliki pendapat yang berbeda-beda tentang apakah harus memblokir mantan di media sosial atau tidak.
Beberapa orang sangat menyetujuinya, sementara yang lain menganggapnya ide yang buruk. Tidak peduli di pihak mana kamu berada, kami punya sepuluh alasan bagus untuk memblokir dan tidak memblokir mantanmu! Teruslah membaca untuk melihat apa yang mungkin terbaik untukmu.
5 Alasan mengapa kamu harus memblokir mantanmu
Berikut adalah lima alasan mengapa kamu mungkin ingin mempertimbangkan untuk memblokir mantanmu di semua platform media sosial:
1. Kamu ingin move on dan terus menguntit mereka

Move on dari suatu hubungan bisa jadi sulit, tetapi terutama jika kamu terus-menerus memeriksa mantanmu dan platform media sosial mereka. Kita semua pernah mengalaminya — kamu melihat profil mereka muncul sekali, dan sebelum kamu menyadarinya, kamu sudah dalam sesi penguntitan penuh.
Mengintip mantan adalah kebiasaan buruk pasca-putus yang sulit dihentikan, tetapi penting untuk mencoba jika kamu ingin move on. Memblokir mereka dapat membantu mengurangi godaan untuk mengintai profil mereka dan mempermudahmu untuk fokus pada dirimu sendiri.
2. Mereka beracun dan mengeluarkan sisi terburukmu
Mungkin hubunganmu dengan mantanmu mirip dengan hubunganmu dengan teman dekat atau anggota keluarga yang selalu kamu hindari saat reuni — penuh argumen, drama, dan toksisitas. Sama seperti kamu mungkin menjauhkan diri dari teman atau anggota keluarga yang beracun demi kesehatan mentalmu, akan sangat membantu untuk melakukan hal yang sama dengan mantan.
Dengan memblokir mereka, kamu menghilangkan kemampuan mereka untuk menyakitimu dan memberimu ketenangan pikiran yang sangat dibutuhkan.
3. Mereka selingkuh darimu

Diselingkuhi adalah salah satu pengalaman paling menyakitkan yang bisa dialami seseorang dan seringkali menjadi salah satu alasan umum orang memblokir mantan mereka di media sosial. Jika mantanmu yang menyakitimu, sangat wajar jika kamu ingin memblokir mereka dari hidupmu.
Tidak hanya menyakitkan melihat wajah mereka, tetapi terus-menerus diingatkan akan pengkhianatan mereka dapat menyulitkanmu untuk move on. Menghapus semua jejak keberadaan mereka di feed media sosialmu dapat membantu membuat proses penyembuhan sedikit lebih mudah.
4. Mereka mempermainkanmu
Begitu mantanmu mulai mempermainkanmu, akan sulit untuk melepaskan diri. Ketika mereka terus-menerus menyukai postinganmu atau mengirimimu pesan, perasaanmu mungkin mulai campur aduk. Kamu mungkin merasa tertarik kembali ke dalam hubungan meskipun kamu tahu itu tidak baik untukmu.
Dalam kasus ini, memblokir mereka mungkin ide yang bagus agar kamu bisa mendapatkan ketenangan pikiran. Mantan yang mengirim sinyal campur aduk atau mempermainkan bisa sangat membingungkan, dan mundur selangkah dari situasi ini sangat penting.
5. Kamu tidak ingin melihat mereka dengan orang lain

Jika kamu mencoba melupakan mantanmu tetapi terus melihat foto mereka dengan orang lain, itu bisa membuat prosesnya jauh lebih sulit. Melihat seseorang yang dulu kamu sayangi dengan orang lain dapat memicu banyak emosi — bahkan bisa cukup untuk melukai egomu. Kamu mungkin berpikir kamu sudah melupakan mereka, tetapi melihat mereka bahagia dengan orang lain dapat memunculkan banyak perasaan yang kamu kira sudah kamu atasi.
Memblokir mantanmu dapat membantumu menghindari situasi ini dan melindungi hatimu agar tidak terluka lagi.
Jika salah satu alasan di atas sesuai denganmu, maka mungkin ide yang bagus untuk memblokir mantanmu di media sosial. Memblokir mereka dapat membantumu melindungi diri dari hal negatif dan memungkinkanmu untuk fokus pada penyembuhan.
5 alasan mengapa kamu tidak boleh memblokir mantanmu
Di sisi lain, hanya karena suatu hubungan berakhir bukan berarti kamu harus menghapus mantanmu dari daftar teman atau pengikutmu. Berikut adalah lima alasan mengapa kamu tidak boleh memblokir mantanmu:
1. Kamu mungkin ingin berteman suatu hari nanti

Mengakhiri hubungan dengan baik bukan berarti kamu akan langsung berteman, tetapi itu adalah kemungkinan di masa depan. Kamu berbagi banyak sejarah dan kenangan, jadi wajar jika kamu ingin mempertahankan mereka dalam hidupmu dalam kapasitas tertentu.
Kamu tidak pernah tahu apa yang mungkin terjadi di masa depan, jadi jika kamu berpikir ada kemungkinan kamu ingin berteman dengan mantanmu suatu hari nanti, maka mungkin bukan ide yang bagus untuk memblokir mereka.
2. Kamu tidak ingin dianggap sebagai mantan yang pahit
Mari kita hadapi, lebih sering daripada tidak, memblokir mantanmu akan selalu dianggap sebagai tindakan kekanak-kanakan atau pahit. Terutama jika kamu berpisah dengan buruk, menjadi orang yang lebih dewasa dan tetap berteman (atau setidaknya ramah) dengan mantanmu dapat membantumu menghindari label ini.
Dengan meluangkan waktu dan upaya untuk tetap berteman dengan mantanmu, kamu juga menunjukkan bahwa kamu cukup dewasa untuk menangani situasi tersebut. Ini bisa sangat menarik bagi calon pasangan di masa depan.
3. Kamu tidak ingin terlihat seperti masih terobsesi pada mantanmu

Ketika kamu mencoba move on dari mantanmu, hal terakhir yang kamu inginkan adalah mereka berpikir bahwa kamu masih terobsesi pada mereka. Ini terutama berlaku jika kamu mencoba berkencan dengan orang lain.
Memblokir mantanmu tidak hanya akan membuatmu terlihat buruk, tetapi juga dapat menjauhkan calon pasanganmu. Lagipula, siapa yang ingin bersama seseorang yang masih terobsesi pada mantannya?
4. Kamu ingin kesempatan lain
Hanya karena suatu hubungan tidak berhasil pertama kali bukan berarti tidak bisa berhasil kedua (atau ketiga) kalinya. Lagipula, beberapa orang putus bukan karena mereka ingin, tetapi karena keadaan di luar kendali mereka membuat tidak mungkin untuk tetap bersama.
Mungkin kamu berada dalam hubungan jarak jauh yang tidak berhasil karena kamu tidak bisa mengatasi jarak. Tapi bagaimana jika salah satu dari kalian bersedia pindah? Dalam kasus ini, tetap berteman dengan mantanmu (atau setidaknya tidak memblokir mereka) dapat memberimu kesempatan lain dalam hubunganmu.
5. Kamu telah memaafkan mereka dan menemukan penutupan

Terkadang, meskipun suatu hubungan tidak berakhir dengan baik, kamu masih bisa menemukan penutupan dan memaafkan mantanmu. Ini seringkali lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tetapi penting untuk diingat bahwa setiap orang bisa membuat kesalahan dalam hubungan.
Dalam beberapa kasus, kamu bahkan mungkin bisa menemukan penutupan tanpa pernah berbicara dengan mantanmu lagi. Tetapi jika kamu ingin tetap berteman dengan mereka atau setidaknya memiliki pilihan untuk itu di masa depan, maka tidak ada alasan untuk memblokir mereka.
Jika salah satu alasan ini sesuai denganmu, maka mungkin bukan ide yang bagus untuk memblokir mantanmu.
Pada akhirnya, penting untuk diingat bahwa keputusan sepenuhnya ada padamu dan apa yang kamu anggap terbaik untuk proses penyembuhanmu. Jika kamu membutuhkan waktu jauh dari mantanmu, maka memblokir mereka mungkin adalah keputusan terbaik. Tetapi jika kamu siap untuk move on dan tetap berteman, maka tidak ada alasan untuk memblokir mereka.
Buku-buku wajib tentang mantan
Mantan bisa menjadi topik sensitif. Entah Anda masih tergila-gila pada mereka, atau Anda sudah melupakan mereka, mereka seringkali adalah topik yang sulit dihindari. Jika Anda berada di kubu pertama atau terakhir, buku-buku tentang mantan ini mungkin untuk Anda. Judul-judul ini menjelajahi segalanya mulai dari bagaimana rasanya ditinggalkan hingga cara menghadapi mantan yang tidak akan pergi.
- Flirting: How to Flirt for Women Wanting to Date a High-Value Man, Including Seductive Body Language Techniques and a Guide to Get Your Ex Back
- Relationship Goals: How to Win at Dating, Marriage, and Sex
- Don't Text Your Ex Happy Birthday: And Other Advice on Love, Sex, and Dating
- The Friends With Benefits Rulebook: How to Get in, Get Laid, and Get Out With Dignity (and Even a Relationship)
- She Comes First: The Thinking Man's Guide to Pleasuring a Woman
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana aku tahu jika memblokir mantan adalah pilihan yang tepat untukku?
Pertimbangkan untuk memblokir mantan jika kamu terus-menerus memeriksa media sosial mereka, jika mereka memunculkan hal negatif dalam dirimu, atau jika mereka mengkhianati kepercayaanmu. Ini juga ide yang bagus jika mereka mempermainkanmu atau jika melihat mereka dengan orang baru menyebabkan rasa sakit yang signifikan. Pada akhirnya, ini tentang melindungi kedamaianmu dan membantumu move on.
Apa kerugian memblokir mantan di media sosial?
Memblokir mantan terkadang bisa dianggap kekanak-kanakan atau pahit, terutama jika kalian berpisah secara baik-baik. Ini juga bisa membuatmu terlihat seolah-olah kamu masih terobsesi pada mereka. Jika kamu membayangkan masa depan di mana kalian mungkin berteman, memblokir mereka bisa menutup pintu itu terlalu cepat.
Mengapa begitu sulit untuk berhenti melihat profil mantan?
Mengintip profil mantan adalah kebiasaan umum pasca-putus yang sangat sulit dihentikan karena menawarkan rasa koneksi atau kontrol yang palsu. Pemeriksaan terus-menerus ini dapat menghambat proses penyembuhanmu dan membuatmu terjebak di masa lalu, sehingga lebih sulit untuk fokus pada kesejahteraanmu sendiri.
Haruskah aku memblokir mantan jika mereka selingkuh?
Jika mantanmu selingkuh, memblokir mereka bisa menjadi langkah penting dalam perjalanan penyembuhanmu. Rasa sakit pengkhianatan sangat besar, dan terus-menerus melihat kehadiran mereka dapat membuka kembali luka. Menghapus mereka dari media sosialmu dapat membantumu menciptakan jarak yang diperlukan untuk memproses emosimu dan move on.
Bagaimana jika mantan mempermainkan dengan menyukai postinganku atau mengirim pesan?
Jika mantanmu mengirim sinyal campur aduk atau mempermainkan, memblokir mereka dapat memberikan ketenangan pikiran yang sangat dibutuhkan. Perilaku ini bisa membingungkan dan menarikmu kembali ke dinamika yang tidak sehat. Mundur selangkah dengan memblokir mereka memungkinkanmu mendapatkan kembali kendali dan fokus pada stabilitas emosionalmu sendiri.
